Kamis, Februari 5, 2026
BerandaBantenUntirta Perkuat Link and Match Industri Melalui Program P3TIK

Untirta Perkuat Link and Match Industri Melalui Program P3TIK

SERANG – Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) kembali menegaskan perannya dalam menyiapkan sumber daya manusia siap kerja melalui Program Pendidikan dan Pelatihan Teknisi Industri Kimia (P3TIK). Komitmen tersebut ditandai dengan pelepasan peserta P3TIK Angkatan 27 Tahun 2025 sekaligus penerimaan peserta Angkatan 28 Tahun 2026 yang digelar di Auditorium Kampus Untirta Sindangsari, Kabupaten Serang, Kamis (8/1/2026).

Kegiatan ini melibatkan kolaborasi perguruan tinggi, industri, dan pemerintah, serta dihadiri Rektor Untirta Prof. Dr. H. Fatah Sulaiman, jajaran pimpinan universitas, Dekan Fakultas Teknik Prof. Dr. Jayanudin, Ketua Program P3TIK Dr. Heri Heriyanto, serta perwakilan Kementerian Ketenagakerjaan, pemerintah daerah, asosiasi industri, mitra industri, alumni, dan orang tua peserta.

P3TIK merupakan program vokasi berbasis industri yang didukung pendanaan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) industri petrokimia di kawasan Anyer, Merak, dan Puloampel. Program ini dirancang untuk menjawab kebutuhan tenaga teknisi industri kimia sekaligus menekan angka pengangguran di Provinsi Banten.

Ketua Program P3TIK Dr. Heri Heriyanto menjelaskan bahwa P3TIK telah berjalan sejak 1998 dan lahir di tengah krisis ekonomi nasional. Selama lebih dari 26 tahun, program ini telah melahirkan ribuan alumni yang terserap di industri nasional hingga internasional.

“Keberlanjutan program ini membuktikan bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi, industri, dan pemerintah daerah merupakan fondasi kuat dalam mencetak lulusan yang unggul, berintegritas, dan adaptif terhadap kebutuhan industri,” ujarnya.

Rektor Untirta Prof. Dr. H. Fatah Sulaiman menilai P3TIK sebagai contoh konkret sinergi lintas sektor dalam meningkatkan partisipasi putra-putri daerah di dunia industri. “P3TIK adalah contoh nyata gotong royong perguruan tinggi, industri, dan pemerintah daerah dalam memperkuat keterlibatan putra-putri Banten di dunia industri. Dari sekitar 1.500 lebih alumni, sebagian besar telah bekerja dan memberikan kontribusi nyata, baik di dalam maupun luar negeri,” ungkapnya.

Ia menambahkan, tingkat kepuasan industri terhadap lulusan P3TIK menjadi indikator keberhasilan program yang telah terjaga hampir tiga dekade.

Sementara itu, Staf Khusus Menteri Ketenagakerjaan RI Prof. Dr. Sukro Muhab menyebut P3TIK sebagai model pendidikan vokasi ideal yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini.

“P3TIK adalah satu-satunya model seperti ini di Indonesia dan sangat relevan dengan arah kebijakan Kementerian Ketenagakerjaan. Program ini bisa menjadi rujukan nasional dalam pengembangan kurikulum vokasi berbasis industri,” katanya. (red)

Berita Terkait
- Advertisment -
jasa pembuatan website

Terbaru