CILEGON – Kelompok KKM-T 30 Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) sukses menggelar sosialisasi “Cerdas Finansial” di Kelurahan Kepuh, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon, Kamis (22/1/2026). Kegiatan ini merupakan langkah nyata mahasiswa dalam mendukung pembangunan masyarakat berkelanjutan di wilayah Banten.
Acara yang berlangsung interaktif ini dihadiri oleh jajaran Kelurahan Kepuh, Bhabinkamtibmas, tokoh masyarakat, serta ketua RT/RW setempat. Antusiasme warga terlihat tinggi, mengingat materi yang dibahas sangat relevan dengan kondisi ekonomi saat ini, yakni penguatan ekonomi keluarga dan kewaspadaan terhadap ancaman finansial digital.
Dua akademisi ekonomi dihadirkan sebagai narasumber utama, yaitu Iis Ismawati dan Deswita Herlina. Dalam paparannya, Iis menekankan bahwa pemberdayaan ekonomi keluarga adalah kunci kesejahteraan. Ia menyoroti pentingnya penguasaan keterampilan digital dan akses permodalan yang sehat.
“Keluarga harus mampu mengelola keuangan dengan bijak dan memanfaatkan teknologi untuk usaha produktif, bukan terjebak dalam pinjaman online (pinjol) yang merugikan,” ujar Iis Ismawati

Sementara itu, Deswita Herlina memberikan peringatan keras terkait fenomena judi online dan pinjol ilegal yang kian marak. Menurutnya, minimnya literasi keuangan membuat masyarakat di tingkat kelurahan dan desa rentan menjadi sasaran empuk.
“Banyak korban berasal dari warga yang kurang informasi. Kita harus menjaga keluarga, terutama generasi muda, agar tidak tergiur keuntungan instan yang semu dari judi online,” tegas Deswita Herlina
Melalui program ini, mahasiswa KKM-T 30 Untirta berharap masyarakat Kelurahan Kepuh dapat lebih mawas diri dan memiliki pemahaman finansial yang kuat.
“Kami ingin menumbuhkan kewaspadaan terhadap praktik judi online sekaligus mewujudkan masyarakat yang cerdas secara finansial untuk masa depan yang lebih sejahtera,” pungkas Ketua Kelompok KKM-T 30, Nabil. (red)






