diksinews, Jakarta – Menteri Koperasi Ferry Juliantono menyampaikan bahwa program Koperasi Desa Merah Putih diproyeksikan mampu menyerap hingga 800 ribu tenaga kerja, dengan catatan seluruh koperasi di Indonesia sudah beroperasi.
“Untuk start ini bisa 800.000. Tentu kalau asumsinya koperasi desanya sudah mulai operasional,” ujar Menteri Ferry kepada wartawan di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (16/9/2025).
Ia menjelaskan, dalam satu koperasi terdapat lima orang pengurus ditambah dengan unit-unit usaha yang melibatkan sekitar 10 orang. Dengan perhitungan tersebut, angka 800 ribu tenaga kerja dinilai realistis untuk dicapai.
“Kalau asumsi satu koperasi desa ada lima pengurus, kemudian ada kegiatannya dan kegiatan unit sekitar 10 orang. Mudah-mudahan bisa,” ucapnya.
Ferry menambahkan, saat ini sudah ada 100 koperasi desa yang beroperasi, sementara sekitar 1.000 koperasi lainnya masih menunggu proses pencairan anggaran dari Kementerian Keuangan.
“Karena ini baru kemarin kan oleh Kementerian Keuangan. Ada anggarannya, baru kita mulai tahap operasional, lalu kita bisa melihat angka penyerapan tenaga kerjanya,” kata Ferry.
Ia optimistis program Koperasi Desa Merah Putih akan membuka banyak lapangan kerja baru bagi masyarakat. Meski begitu, Ferry menegaskan bahwa realisasi target jumlah tenaga kerja akan dilakukan secara bertahap.
“Insya Allah bisa akan terbuka kesempatan kerjanya. Kalau target, kita lihat lah dan saya tidak mau apa namanya, lebih baik bertahap,” tuturnya. (red)






