Rabu, September 30, 2026

Tak Hanya Bantuan, Pemkot Tangsel Dorong Pengentasan Kemiskinan Lewat Pemberdayaan

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus memperkuat upaya pengentasan kemiskinan melalui berbagai intervensi yang tidak hanya berorientasi pada bantuan, tetapi juga peningkatan kualitas hidup dan pemberdayaan masyarakat.

Pendekatan tersebut dilakukan dengan memperkuat basis data, memenuhi kebutuhan dasar, meningkatkan akses kesehatan dan pendidikan, serta membuka peluang masyarakat untuk mengembangkan keterampilan dan kemandirian ekonomi.

Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie mengatakan, penanganan kemiskinan perlu dilakukan secara menyeluruh. Bantuan sosial tetap menjadi bagian dari perlindungan masyarakat, namun perlu diiringi dengan upaya yang dapat meningkatkan kemampuan dan penghasilan masyarakat.

“Selain bantuan sosial kita juga akan tingkatkan melalui pelatihan kerja, bukan hanya modal tapi bantuan-bantuan yang dibutuhkan oleh masyarakat miskin, supaya mereka bekerja di ekonomi kreatif,” ujar Benyamin, Selasa (29/9/2026).

Pemberdayaan ekonomi juga dilakukan melalui penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Pemkot Tangsel memberikan pelatihan dan pendampingan kepada pelaku usaha agar tidak hanya memiliki produk, tetapi juga mampu meningkatkan kapasitas usaha, pemasaran, dan pemanfaatan teknologi digital.

Pelatihan UMKM menjadi salah satu ruang bagi masyarakat untuk mengembangkan keterampilan menjadi kegiatan ekonomi produktif. Materi yang diberikan dapat mencakup pengembangan produk, pengemasan, pemasaran, hingga pemanfaatan platform digital untuk memperluas pasar.

Penguatan pemberdayaan juga dilakukan melalui peningkatan keterampilan masyarakat. Salah satunya melalui pelatihan produksi konten digital bagi pemuda di tingkat kelurahan, yang diarahkan agar keterampilan digital dapat dikembangkan menjadi peluang usaha maupun sumber penghasilan.

Di sisi lain, pemerintah juga memperkuat intervensi berbasis data agar program yang diberikan sesuai dengan kondisi masyarakat. Melalui Datara (Data Rakyat Tangerang Selatan), data sosial ekonomi terintegrasi dimanfaatkan untuk mendukung perencanaan, pelaksanaan, pemantauan, dan evaluasi berbagai program pembangunan.

Pemenuhan kebutuhan dasar juga menjadi bagian dari upaya tersebut. Melalui program bedah Rumah Umum Tidak Layak Huni (RUTLH), Pemkot Tangsel memberikan dukungan kepada masyarakat untuk memperoleh hunian yang lebih layak, sehat, dan aman. Program ini dilakukan berdasarkan pengajuan, skala prioritas, serta kelayakan kondisi rumah.

Pemenuhan kebutuhan dasar juga dilakukan melalui penataan lingkungan permukiman. Pemkot Tangsel terus melakukan penanganan kawasan kumuh melalui peningkatan kualitas infrastruktur lingkungan, seperti jalan, saluran air, sanitasi, penerangan, serta ruang lingkungan yang lebih layak bagi masyarakat. Penataan tersebut diarahkan untuk menciptakan lingkungan tempat tinggal yang lebih sehat, aman, dan nyaman.

Sementara di bidang kesehatan, penguatan Pos Gizi menyasar kelompok yang membutuhkan perhatian, termasuk ibu hamil, ibu menyusui, dan balita dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi. Intervensi tidak hanya berupa pemberian makanan bergizi, tetapi juga edukasi dan pendampingan.

Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan mengatakan, pendampingan menjadi bagian penting agar intervensi yang diberikan benar-benar sesuai dengan kebutuhan penerima manfaat.

“Yang penting nanti dari penilaian kader kesehatan bersama dengan nutrisionis. Nanti menentukan anak-anak mana saja yang kurang berat badannya, ibu hamil yang memang secara kemampuan finansial memiliki keterbatasan dalam memberikan makanan untuk dirinya sendiri,” jelas Pilar.

Berbagai program tersebut menunjukkan bahwa pengentasan kemiskinan dilakukan melalui pendekatan lintas sektor. Bantuan tetap diberikan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, namun pada saat yang sama pemerintah mendorong peningkatan kapasitas, akses terhadap layanan dasar, serta peluang ekonomi.

Melalui pendekatan berbasis data dan pemberdayaan, Pemkot Tangsel terus berupaya agar intervensi yang diberikan tidak berhenti pada bantuan, tetapi turut membuka ruang bagi masyarakat untuk meningkatkan kualitas hidup dan membangun kemandirian secara berkelanjutan.

jasa pembuatan website